From Informal Settlement to Institutional Mediation: Assessing the Need for Village-Level Dispute Resolution in Malang City
DOI:
https://doi.org/10.30649/htlj.v10i1.293Kata Kunci:
Alternatif Penyelesaian Sengketa, Mediasi, Lembaga Mediasi Desa, Sengketa Perdata, dan Kelurahan.Abstrak
Penelitian ini mengkaji perlunya pembentukan lembaga mediasi berbasis kelurahan sebagai pendekatan strategis penyelesaian sengketa perdata di Kota Malang. Dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif, penelitian ini menggabungkan wawancara mendalam dengan kepala kelurahan (lurah) di seluruh Malang untuk mengeksplorasi tantangan praktis dan kebutuhan masyarakat dalam menyelesaikan konflik. Penelitian ini didasarkan pada kerangka hukum Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Alternatif Penyelesaian Sengketa dan Peraturan Mahkamah Agung No. 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan. Temuan menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara mediasi berbasis pengadilan formal dan dinamika sosial budaya di tingkat akar rumput. Sebagian besar lurah menyatakan kebutuhan mendesak akan badan mediasi yang formal dan tertanam di masyarakat untuk menangani sengketa perdata sehari-hari secara lebih efektif dan memulihkan keharmonisan sosial. Penelitian ini menyoroti model lembaga mediasi yang disesuaikan dengan struktur kelurahan, mengusulkan prosedur operasi standar yang jelas, legitimasi hukum, dan modul pelatihan untuk mediator masyarakat. Studi ini menyimpulkan bahwa pembentukan lembaga semacam itu dapat meningkatkan akses terhadap keadilan dan mengurangi beban kasus pengadilan sekaligus mendorong budaya perdamaian dan keadilan restoratif di tingkat lokal.
Unduhan
Referensi
Abbas, Syahrizal. Mediasi Dalam Hukum Syariah, Hukum Adat, Dan Hukum Nasional. Jakarta: Kencana, 2009.
Abdulkadir, Muhammad. Hukum Dan Penelitian Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2004.
Achmad, Mansyur. Manajemen Dan Tata Kelola Pemerintahan Desa: Perspektif Regulatif Dan Aplikatif. Edited by Ashariana and Masriadi Patu. Jakarta: Balai Pustaka, 2018.
Agnes Monika Gultom, Hisar Siregar, and Ria Juliana Siregar. “Legal Review of Settlement of Customary Land Disputes Through Mediation According to Positive Law.” Journal of Legal and Cultural Analytics 4, no. 1 (2025): 109–18. https://doi.org/10.55927/jlca.v4i1.13656.
Arief, Barda Nawawi. “Mediasi Pidana (Penal Meditation) Dalam Penyelesaian Sengketa/Masalah Perbankan Beraspek Pidana Di Luar Pengadilan.” Law Reform 2, no. 1 (2006): 1–13. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/lr.v2i1.12221.
Azro’I, Achmad, Galang Asmara, and Minollah. “The Position of The Village Head as Mediator in Resolving Disputes in the Village in Terara District, East Lombok Regency.” International Journal of Scientific Research and Management 10, no. 07 (2022): 369–74. https://doi.org/10.18535/ijsrm/v10i07.lla02.
Balen, Paul. “Alternative Dispute Resolution (ADR): The Changing Landscape.” Journal of Patient Safety and Risk Management 30, no. 2 (2025): 66–71. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/25160435251335136.
Bush, Robert A. Baruch, and Joseph P. Folger. The Promise of Mediation: The Transformative Approach to Conflict. Revised Ed. San Fransisco: Jossey-Bass, 2005.
Fauzani, Muhammad Addi. “Guarantees and Limitations of the Sustainability Village Autonomy Through Rules of Recognition: Indonesia Experiences.” Lex Localis 22, no. 4 (2024): 283–99. https://doi.org/10.52152/22.4.283-299.
Fisher, Roger, William L. Ury, and Bruce Patton. Getting to Yes: Negotiating Agreement Without Giving In. New York: Penguin Books, 2011.
Hadi, Adwi Mulyana, Anik Iftitah, and Syahrul Alamsyah. “Restorative Justice Through Strengthening Community Legal Culture in Indonesia: Challenges and Opportunity.” Mulawarman Law Review 8, no. 1 (2023): 32–44. https://doi.org/https://doi.org/10.30872/mulrev.v8i1.1140.
Hadjon, Philipus M. Perlindungan Hukum Bagi Rakyat Di Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu, 2013.
Ham, Musahadi. Mediasi Dan Resolusi Konflik Di Indonesia : Dari Konflik Agama Hingga Mediasi Peradilan. Semarang: Walisongo Mediation Centre, 2007.
Harahap, M. Yahya. Hukum Acara Perdata: Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, Dan Putusan Pengadilan. Edited by Tarmizi. Jakarta: Sinar Grafika, 2022.
Hariyono, Teguh. “Mediasi Penal Sebagai Alternatif Upaya Penyelesaian Perkara Pidana Di Luar Pengadilan.” Jurnal Penegakan Hukum Dan Keadilan 2, no. 1 (2021): 1–18. https://doi.org/https://doi.org/10.18196/jphk.v2i1.8731.
Hutagalung, Sophar Maru. Praktik Peradilan Perdata Dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Jakarta: Sinar Grafika, 2017.
Indonesia, Supreme Court of the Republic of. “Executive Summary2023 Annual Report.” Jakarta, 2023.
Isdiyanto, Ilham Yuli. “Village Sovereignty in Dispute Resolution after Law No 6 of 2014 Concerning Village.” Jurnal Media Hukum 26, no. 2 (2019): 223–39. https://doi.org/10.18196/jmh.20190136.
Istanto, F Sugeng. Penelitian Hukum. Yogyakarta: CV Ganda, 2007.
Kamarusdiana, Harun Rasyid, Ali Imron, Arip Purkon, Maskur Rosyid, and M. Amin Suma. “Family Dispute Resolution Practices in Seribu Islands (Study of the Role of Religious Leaders, Community and State Apparatus).” Syariah: Jurnal Hukum Dan Pemikiran 23, no. 2 (2023): 163–75. https://doi.org/10.18592/sjhp.v23i2.11453.
Margono, Suyud. Penyelesaian Sengketa Bisnis: Alternative Dispute Resolutions (ADR). Bogor: Ghalia Indonesia, 2010.
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum: Edisi Revisi. Jakarta: Kencana, 2019.
MD, Moh. Mahfud. Membangun Politik Hukum, Menegakkan Konstitusi. Jakarta: Pustaka LP3ES, 2023.
Moore, Christoper W. The Mediation Process: Practical Strategies for Resolving Conflict. San Fransisco: Jossey-Bass, 2014.
Nurfayza, Fahira, Safa Kamila Yuliana, Sabilla Rahmaningtyas, Keisya Delindra, and Isep H. Isan Isan. “Efektivitas Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Perdata Di Indonesia.” Jurnal Prisma Hukum 8, no. 6 (2024): 48–52. https://jurnalhost.com/index.php/jph/article/view/1272.
Quraisyta, Nabilla Farah, and Ilham Dwi Rafiqi. “Legal Protection for Persons with Disabilities Due to Work Accidents After the Job Creation Law.” Hang Tuah Law Journal 7, no. 2 (2023): 189–205. https://doi.org/10.30649/htlj.v7i2.162.
Rizqullah Abimanyu, and Fanny Rifkat Mukarramah. “Analisis Pelaksanaan Restorative Justice Di Kelurahan Bedoyo Gunung Kidul Dalam Rangka Pemenuhan Keadilan Bagi Masyarakat Desa.” Binamulia Hukum 12, no. 1 (2023): 25–38. https://doi.org/10.37893/jbh.v12i1.449.
Robbins, Stephen P. Organizational Behavior: Concepts, Controversies, Applications. University of Minnesota: Prentice Hall, 1996.
Sagoni, Sulaeman, Rahmi, and Sitti Hijrah. “Efektivitas Hukum Terhadap Mediasi Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Di Kelurahan Cina, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo.” Legal: Journal of Law 2, no. 1 (2023): 79–90. https://jurnal.lamaddukelleng.ac.id/index.php/legal/article/view/51.
Sherman, Naser, and Bashar Talal Momani. “Alternative Dispute Resolution: Mediation as a Model.” F1000Research 13, no. May (2025): 1–18. https://doi.org/10.12688/f1000research.152362.2.
Simarmata, Rikardo. “Kedudukan Dan Peran Peradilan Adat Pasca-Unifikasi Sistem Peradilan Formal.” Undang: Jurnal Hukum 4, no. 2 (2021): 281–308. https://doi.org/10.22437/ujh.4.2.281-308.
Subekti. Pokok-Pokok Hukum Perdata. Jakarta: Intermas, 2003.
Sudaryatmi, Sri. “Peranan Hukum Adat Dalam Pembangunan Hukum Nasional Di Era Globalisasi.” Masalah-Masalah Hukum 41, no. 4 (2012): 572–78. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/mmh.41.4.2012.572-578.
Sukriono, Didik, Sudirman, Desinta Dwi Rapita, A. Rosyid Al Atok, and Alfan Bramantya. “Local Wisdom as Legal Dispute Settlement: How Indonesia’s Communities Acknowledge Alternative Dispute Resolution?” Legality: Jurnal Ilmiah Hukum 33, no. 1 (2025): 261–85. https://doi.org/10.22219/ljih.v33i1.39958.
Sutiyoso, Bambang. Hukum Arbitrase Dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Yogyakarta: Gama Media, 2008.
Syahroni, Muhammad, Rina Susilawati, and Muhammad Izhar. “Juridical Analysis of Customary Land Disputes and Their Resolution through Mediation in North Lombok Regency.” Justicia Insight 1, no. 2 (2025): 33–38. https://doi.org/10.70716/justin.v1i2.157.
Tanjung, Muhammad Arifin. “Legal Pluralism and Indigenous Justice Systems: An Anthropological Analysis.” Jurnal Ar Ro’is Mandalika (Armada) 3, no. 2 (2023): 84–91. https://doi.org/10.59613/armada.v3i2.2838.
Taroreh, Erwin, Fadilah Husain, and Zulfa Cika Ananda Wenur. “Peran Hukum Adat Dalam Penyelesaian Persoalan Adat Di Desa Didiri Kecamatan Pamona Timur.” Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik 4, no. 5 (2024): 1097–1100. https://doi.org/10.38035/jihhp.v4i5.2197.
Umam, Khotibul. Penyelesaian Sengketa Diluar Pengadilan. Yogyakarta: Pustaka Yustisia, 2010.
Vianti Nur Mauliddya Ike Safitri, and Moh. Soleh. “Efektivitas Peran Pemerintah Desa Dan Tokoh Masyarakat Dalam Penyelesaian Perkara Non-Litigasi Di Desa Jarin.” Federalisme: Jurnal Kajian Hukum Dan Ilmu Komunikasi 1, no. 4 (2024): 128–38. https://doi.org/10.62383/federalisme.v1i4.276.
Wangga, Maria Silvya E. “Implementation of Restorative Justice in Criminal Cases in Indonesia.” Law and Humanities Quarterly Reviews 1, no. 3 (2022): 109–15. https://doi.org/10.31014/aior.1996.01.03.25.
Witanto. Hukum Acara Mediasi : Dalam Perkara Perdata Di Lingkungan Peradilan Umum Dan Peradilan Agama Menurut PERMA No. 1 Tahun 2008 Tentang Prosedur Mediasi Di Pengadilan. Bandung: Alfabeta, 2011.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hang Tuah Law Journal

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.












